Praktek Langsung Budidaya Buncis Organik (TAHAP 1) – Bpk Andi, Tasikmalaya, 2014

27 October, 2014 Kesaksian  Komentar

Praktek Langsung Budidaya Buncis Organik (TAHAP 1) – Bpk Andi, Tasikmalaya, 2014

Cis.. buncis.. menanam buncis itu bisa sambil nyambi kerja: relatif ringan, murah meriah, resiko rendah. Contohnya saja kang Andi, salah satu staf marketing Bumi Makmur Walatra yang lagi giat-giatnya belajar bertani meskipun disibukkan dengan dunia kerja di kantor. Didorong cita-cita ingin menjadi pewirausaha agrobisnis yang sukses, semangat kang Andi untuk terjun di bidang yang sama sekali asing sebelumnya, patut diacungi jempol. Meskipun becek, kotor, dan bobolokot lumpur, namun sedikit pun tak menyurutkan tekad kang Andi demi menggapai apa yang diimpikan 🙂

Lahan telah siap. Kebetulan ini merupakan lahan bekas ditanami mentimun sebelumnya, dengan hasil panen yang memuaskan (sampai 25 kali petik), meskipun kesulitan air karena musim kemarau. Sahabat bisa melihat artikel perkembangan mentimunnya di sini: KLIK!

Sebelumnya, lahan mentimun ini hanya diberi pupuk dasar kotoran kambing dengan dosis kecil sekali, setengah dari kebiasaan para petani di wilayah ini. Dolomit pun hanya dikasih 1 sak, benar-benar ngirit. Selanjutnya perawatan mentimun pun dilakukan secara organik pula 100%, menggunakan pupuk KOCOR BMW, POC BMW, ANTILAT, dan NOPATEK. Pupuk kimia atau NPK tidak kami tambahkan, apalagi pestisida kimia. Nah, untuk budidaya buncis kali ini pun pak Andi akan mengelolanya secara organik pula. Hebatnya, kali ini tidak diberikan pupuk dasar apapun, karena pak Andi ingin tahu apakah dengan hanya menggunakan pupuk semprot POC BMW dan pupuk KOCOR BMW tanaman buncisnya bisa tumbuh subur dan berbuah lebat…? 🙂

FOTO PRODUK PUPUK BMW TANIORGANIKCOM

Seperangkat alat tempur yang digunakan kang Andi untuk membudidaya mentimun dan buncisnya.

Gambar di atas menunjukkan tanaman buncis yang sudah mulai tumbuh, usia 5 hari setelah tanam. Penanaman tanggal 02-Sep-2014. Penanamannya dengan cara membenamkan langsung benih/biji buncis sebanyak 1 sampai 2 biji, dengan kedalamaan sekitar 1 cm. Jadi tidak diperlukan penyemaian dulu secara khusus di persemaian.

Setelah tanam biji kita harus memastikan lubang tanam dalam keadaan lembab setiap hari agar benih tersebut berkecambah dan tumbuh, yakni disirami (bila cuaca kering) menggunakan secangkir air.

Sisa-sisa nutrisi dari pupuk KOCOR BMW bekas mentimun sebelumnya alhamdulillah masih bisa menyuburkan tanaman buncis muda ini. Tanaman nampak hijau segar dan tidak menunjukkan daun kuning atau kondisi merana akibat kekurangan hara.

Usia seminggu setelah tanam, maka saatnya untuk melakukan pemupukan pertama, dengan cara dikocor (disirami ke lubang tanam). Pupuk yang digunakan untuk pengocoran ini cukup hanya KOCOR BMW, tidak ada penambahan yang lain. Cara aplikasinya adalah dengan diencerkan sesuai dosis yang kami anjurkan. Setiap lubang tanam disiram sekitar 150-200 ml larutan atau kurang lebih satu cangkir.

 

Yang disiramkan ini bukan cikopi (air kopi), melainkan pupuk KOCOR BMW 🙂

Gambar berikutnya diambil tanggal 25-sep-2014, atau usia tanaman 23 hari dari tanam biji. Terlihat tanaman tumbuh sangat meyakinkan, kondisi sehat dan segar.

 

Kali ini kami menemukan gangguan ulat mulai mengancam. Maka langkah penanganan pun mulai dilakukan dengan pengaplikasian insektisida organik ANTILAT dalam interval lebih rapat yakni 5 hari sekali.

Pada pengambilan gambar beberapa hari berikutnya, tanaman semakin tumbuh subur.

 

Penampakan daun hijau segar, lebar-lebar dan tebal. Lapisan lilin pada daun sangat kentara, menunjukkan kecukupan nutrisi untuk tanaman terpenuhi dengan baik.

 

Serangan ulat yang sebelumnya mengancam bisa terkendalikan sampai pada tingkat yang minimal.

 

Begitu pun serangan penyakit seperti layu fusarium dan bercak daun sejauh ini tidak ada kendala. Pengaplikasian NOPATEK dapat membantu menekan perkembangan penyakit.

 

 

Pemupukan pengocoran berikutnya masih tetap mengandalkan KOCOR BMW. Alhamdulillah tanaman tumbuh sehat dan prima.

 

Pengaplikasian POC BMW sebagai hormon pertumbuhan dan pupuk daun, dilakukan bersamaan (digabung) dengan aplikasi ANTILAT dan NOPATEK.

Buncisku tubuh sehat dan subur, Kang Mas…

Itulah liputan pertama dari budidaya buncis organik kita, dengan perkembangan yang sangat memberikan harapan. Adapun artikel lanjutannya (TAHAP 2) silakan menuju link berikut. KLIK!

Ternyata, konsep pertanian organik itu tidak perlu ribet dan mahal, kami di sini malah menganggapnya sebagai sebuah “karya seni” yang menyenangkan untuk dijalani dan dinikmati hasilnya… 🙂  Wassalamu’alaikum…

UNTUK KONSULTASI SILAKAN MELALUI :

SMS/Telp: 0821-1547-5387
WhatsApp: 0896-6673-9495
BBM: 53551D73

*****

Terimakasih sahabat TaniOrganik atas kunjungannya. Kalau laman ini bermanfaat silakan dishare di Facebook atau Twitter. Ditunggu pula partisipasinya untuk mengisi komentar pada form di bawah.
PEMESANAN PRODUK : 0896-6673-9495

KESAKSIAN HASIL APLIKASI

Berikut ini kami tampilkan sebagian hasil aplikasi Pupuk Organik Cair POC BMW dari berbagai kota. Nampak bahwa Pupuk Organik Cair POC BMW memberi pengaruh yang luar biasa pada pertumbuhan tanaman, kuantitas dan kualitas hasil panen.

  • Cabe merah berbuah super lebat (Bpk Agus, Banyuwangi). Penyemprotan dengan POC BMW yang mengandung hormon buah yang tinggi.

tags:

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>