• rafraf
  • Kesaksian
  • Komentar Dinonaktifkan pada Manfaat Bahan-bahan Organik untuk Tanah

Manfaat Bahan-bahan Organik untuk Tanah

Memahami Pentingnya Bahan-bahan Organik untuk Kesuburan Lahan Pertanian Kita

Menambahkan bahan organik ke tanah tak disangsikan lagi dapat memaksimalkan potensi lahan pertanian kita. Memahami pentingnya bahan organik sangat diperlukan untuk keberhasilan berkebun secara organik. Istilah bahan-bahan organik itu sendiri mencakup segala sesuatu yang berkaitan dengan hidup dan matinya hewan dan tumbuhan, mulai dari bahan-bahan sederhana seperti limbah rumah tangga, serpihan daun yang telah membusuk, sampai pada pupuk kandang dan kompos.

Inilah beberapa manfaat penambahan bahan organik ke tanah:

  1. Memasok nutrisi pada tanah, sehingga cadangan nutrisi tersedia
  2. Membenahi dan melonggarkan struktur tanah
  3. Penyimpanan air dalam tanah
  4. Membantu meningkatan drainase udara dalam tanah
  5. Meningkatkan aktivitas dan jumlah mikro-organisme tanah
  6. Meningkatkan produktivitas cacing tanah

Secara sederhana, kita dapat meningkatkan kandungan organik tanah dengan menutupi permukaan tanah dengan serasah atau sisa-sisa tanaman (pemulsaan), menambahkan bahan-bahan organik buatan seperti pupuk kompos, atau dengan menggali atau membajak tanah.Dan, untuk mempertahankan tanah yang sehat dan kaya humus dalam waktu lama, penambahan bahan organik pada tanah minimal setahun sekali perlu dilakukan.

Bahan-bahan organik akan berubah setelah kita menambahkannya ke tanah karena mikro-organisme tanah akan berperan memecahnya menjadi senyawa-senyawa kecil. Senyawa-senyawa ini kemudian menjadi makanan yang sehat bagi tumbuhan kita.

Sebagai aturan umum, usahakakan untuk mempertahankan 5 sampai 6 persen bahan organik di dalam tanah. Jangan berlebihan! Menambahkan terlalu banyak bahan organik segar, seperti batang tanaman, serbuk gergaji, dan sisa tanaman lain dan pupuk non-kompos, dapat terlalu merangsang mikro-organisme tanah yang kemudian mengonsumsi begitu banyak nitrogen dan nutrisi tanaman lain yang mengakibatkan kesuburan tanah justru menurun. Perlu diingat juga bahwa di tempat yang panas, beriklim lembab, bahan-bahan organik ini lebih cepat terurai. ***