Cara Budidaya Mentimun Di Lahan Pertanian

21 October, 2013 Teknik Budidaya  Komentar

Cara Budidaya Mentimun Di Lahan Pertanian – Halo sahabat Tani Organik semua, di hari yang cerah ini semoga kita terus energik dalam melakukan segala aktifitasnya. Artikel kali ini kita akan membahas tentang cara budidaya mentimun di lahan pertanian. Mentimun sudah tidak asing lagi di masyarakat, karena banyak digunakan sebagai bahan olahan masakan di dapur. Rata-rata masyarakat Indonesia sangat gemar dengan mentimun ini sehingga permintaan dipasaran sangat tinggi.

Buah mentimun atau Cucumis sativus merupakan salah satu tanaman yang tergolong pada famili Cucurbitaceae atau jenis labu-labuan seperti melon dan semangka. Pertumbuhan tanaman mentimun dengan cara merambat dan mempunyai buah yang kandungan airnya banyak, perbedaan dari jenis labu-labuan yang lain seperti melon dan semangka mempunyai rasa yang manis, namun mentimun cenderung mempunyai rasa tawar atau netral.

Dengan rasa mentimun yang tawar ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan baik bahan untuk jenis masakan lezat, makanan kecil, bahan rujak. Selain digunakan untuk kebutuhan untuk dikonsumsi, manfaat lain dari mentimun ini, sangat baik untuk tubuh, diantaranya sebagai pemasok cairan dalam tubuh, menyuplai vitamin yang dibutuhkan tubuh, Sebagai mineral yang baik, dapat mengurangi racun dalam tubuh, melancarkan pencernaan, Menghilangkan bau mulu, dan bisa untuk kecantikan tampilan mata.

Budidaya Mentimun di Indonesia banyak dijumpai di berbagai daerah. Buah mentimun banyak ditemukan di pasar tradisional maupun pasar modern, karena penjualan tiap harinya sangat laku. Bagi sahabat Tani Organik yang berminat untuk budidaya mentimun untuk dijadikan usaha, perlu diperhatikan cara budidaya dan perawatannya agar hasil yang diperoleh bisa maksimal dan berkualitas. Dari itu, artikel ini bisa menjadi panduan sahabat dalam budidaya mentimun di lahan pertanian, berikut langkah-langkah budidayanya..

Cara Budidaya Mentimun Di Lahan Pertanian

Cara Budidaya Mentimun Di Lahan Pertanian

Syarat Tumbuh Budidaya Mentimun

Iklim pada Budidaya Mentimun

Syarat tumbuh agar pertumbuhan budidaya mentimun optimal yakni pada iklim kering. Suhu yang baik dalam budidaya mentimun berkisar 21,1 – 26,7°C, mendapatkan sinar matahari yang cukup dengan curah hujan yang tidak terlalu tinggi. Lokasi yang baik bagi budidaya mentimun pada ketinggian 1000 – 1200 m dpl.

Lahan untuk Budidaya Mentimun

Dalam budidaya mentimun diperlukan kondisi tanah yang gembur, mengandung unsur hara yang banyak, mudah dalam penyerapan air, tanah memiliki tingkat pH antara 6 – 7.

Benih Budidaya Mentimun

Dalam budidaya mentimun biasanya memperbanyak tanaman dengan bijinya. Untuk memperoleh benih yang baik yakni dengan menyeleksi mentimun yang pangkalnya berukuran kecil tetapi buahnya panjang dan besar. Buah mentimun dibiarkan matang pada pohonnya. Buah mentimun dapat dipetik ketika buah terlihat akan busuk kemudian diamkan selama satu malam. Besoknya mentimun dibelah dan diambil bijinya dan masukkan pada wadah yang bersih dan diamkan kembali selama satu malam.

Kemudian setelah didiamkan, biji mentimun diayak pada air yang mengalir hingga selaput bijinya hilang. Agar memudahkan menghilangkan selaput pada biji, bisa dicampurkan abu halus pada benih mentimun tersebut. Lakukan penyortiran pada biji mentimun, biji yang baik untuk budidaya mentimun adalah biji yang tenggelam pada air sedangkan yang buruk akan mengambang terbawa oleh air. Kemudian lakukan penjemuran biji mentimun selama 2 hari. Biji yang sudah dijemur kemudian dikemas dalam botol kaca yang bersih. Biji tersebut disimpan selama 1-2 bulan sebelum ditanam, tujuannya untuk menghilangkan masa dormannya. Dengan penyimpanan yang baik, biji mentimun dapat tahan sampai satu tahun.

Setelah itu, satu hari sebelum budidaya mentimun dilakukan, Benih tersebut direndam terlebih dahulu dengan POC BMW dengan takaran 1 sdm POC BMW + 1 mangkok air selama 3-5 jam. Kemudian simpan pada kain yang basah atau lembab. Setelah 15-24 jam tunas dari biji-biji tersebut biasanya akan tumbuh, dan benih mentimun pun telah siap untuk dilakukan penanaman.

Persiapan Lahan Budidaya Mentimun

Dalam budidaya mentimun, persiapan lahan merupakan hal yang penting untuk keberhasilan panen budidaya mentimun yang optimal. Untuk persiapan lahan budidaya mentimun dapat dilakukan dengan membersihkan lahan dari rumput pengganggu dan tanaman lain terlebih dahulu. Lakukan pencangkulan atau pembajakan pada tanah hingga tanah menjadi gembur. Tambahkan kapur pertanian atau dolomit jika kadar pH tanah tidak ideal. Sebelum lahan siap ditanami, pengeringan lahan dilakukan sekitar 5-30 hari dengan cara membuat parit atau drainase di sekeliling lahan. Buatkan bedengan atau guludan dengan ukuran lebar 100 cm dan tinggi 30 cm. Antar bedengan mempunyai jarak sekitar 30 cm dan tambahkan pupuk dasar kira-kira 2 minggu sebelum pemanaman.

Penanaman Budidaya Mentimun

Waktu penanaman budidaya mentimun yang paling baik yaitu pada saat akhir musim hujan, sebab musim kering merupakan waktu yang paling cocok untuk budidaya mentimun. Dalam penanaman bibit budidaya mentimun bisa dilakukan dengan cara penugalan bisa dengan menggunakan tugal manual maupun otomatis, kedalaman tugal adalah 5 – 7 cm. Idealnya satu lubang tugal diisi dengan 2 – 3 bibit mentimun. Lalu tutup lubang dengan tanah secara rapi dan jangan sampai terlalu padat karena bisa menekan bibit pada tanah.

Pemupukan Budidaya Mentimun

I. Pemupukan Dasar untuk Budidaya Mentimun (pada saat olah lahan/pembuatan bedengan)

Pemupukan dasar pada budidaya  mentimun dicampurkan pada tanah lahan bedengan, hal ini bertujuan menambah nutrisi-nutrisi baik pada tanah untuk pertumbuhan budidaya mentimun. Berikut kita berikan 2 cara untuk pemupukan dasar pada budidaya mentimun. Bisa menggunakan cara pemupukan dasar budidaya mentimun secara organik ataupun pemupukan dasar budidaya mentimun secara kimia. Kedua cara tersebut sama saja, Namun lebih bagus memilih organik karena lebih alami. Sahabat Tani Organik dapat memilih salah satunya sesuai keinginan.

  • Cara Organik Pemupukan Budidaya Mentimun: pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) + dolomit + tepung ikan + tepung tulang/tepung bulu + disemprotnopatek + poc bmw
  • Cara Kimia Pemupukan Budidaya Mentimun: pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) + dolomit +  za + sp36 + kcl + disemprot nopatek + poc bmw
II. Pemupukan Susulan untuk Budidaya Mentimun

Untuk pemupukan susulan pada budidaya mentimun juga sangat diperlukan sekali agar budidaya mentimun menghasilkan kualitas mentimun yang baik dan maksimal. Dalam pemupukan susulan budidaya mentimun kita berikan 2 cara juga. Sahabat dapat menggunakan pemupukan susulan secara organik ataupun secara kimia. Silahkan pilih cara pemupukan mana yang sahabat minati.

CARA ORGANIK PEMUPUKAN SUSULAN BUDIDAYA MENTIMUN

  • Pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) 1 karung + dolomit 4 kg + tepung ikan 4 kg + tepung tulang/tepung bulu 4 kg + nopatek 1 btl + poc bmw 1 btl. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum 200 ltr, ditambahkan air sampai hampir penuh, diaduk rata. Kemudian drum ditutup rapat, dan diamkan 5 hari. Bahan siap digunakan.
  • Cara penggunaan: ambil 1/2 gayung pupuk dari peraman kemudian tambahkan air 1 ember falkon. Diaduk, lalu kocorkan ke tanaman mentimun, perbandingan dosis 100 ml per lubang tanam.

CARA KIMIA PEMUPUKAN SUSULAN BUDIDAYA MENTIMUN

  • Pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) 1 karung + dolomit 4 kg +  za 4 kg + sp36 2 kg + kcl 3 kg + nopatek 1 botol + poc bmw 1 btl. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum 200 ltr, ditambahkan air sampai hampir penuh, diaduk rata. Kemudian drum ditutup rapat, dan diamkan 5 hari. Bahan siap digunakan.
  • Cara penggunaan: ambil 1/2 gayung pupuk dari peraman kemudian tambahkan air 1 ember falkon. Diaduk, lalu kocorkan ke tanaman mentimun, perbandingan dosis 100 ml per lubang tanam.

Perawatan Budidaya Mentimun

Selain pemupukan yang baik, pemeliharaan dalam budidaya mentimun yang harus dilakukan yakni penyiangan atau pencabutan pada bibit mentimun yang rusak atau mati dengan segera gantikan dengan bibit yang baru, pembersihan gulma atau tanaman pengganggu pertumbuhan budidaya mentimun, pemasangan ajir sebagai media perambatan tanaman mentimun, memangkas pada daun-daun yang terlalu lebat (ini dilakukan setelah 3 minggu setelah tanam), Melakukan pengairan dan penyiraman pada budidaya mentimun secara rutin, penyiraman dilakukan dipagi dan sore hari dengan cara menyiram keseluruh tanaman atau juga menggenangi lahan selama 15 – 30 menit.

Hama dan Penyakit Budidaya Mentimun

Hama-hama yang sering menyerang pada budidaya mentimun antara lain : Ulat bunga (Maruca testualis), lalat kacang (Ophiomya Phaseloli Tryon), kutu daun ( Aphis cracivora Koch), Ulat grayak (spodoptera litura). Hama-hama tersebut akan menyebabkan terganggunaya pertumbuhan budidaya mentimun, ini bisa ditanggulangi dengan menyemprotkan insektisida hayati ANTILAT 4 hari sekali secara rutin, dengan dosis 4 tutup botol ANTILAT + 17 liter air.

Adapun penyakit tanaman yang menyerang budidaya mentimun antara lain: Bercak daun (Cescospora sp), Layu bakteri (Pseudomonas solanacearum), Antraknos. Penanggulangannya cukup dengan menyemprotkan fungisida hayati NOPATEK 4 hari sekali secara rutin, dengan dosis 4 tutup botol NOPATEK + 17 liter air. Penyakit lain yang menyerang pada budidaya mentimun yakni Layu Fusarium ( Fusarium oxysporum). Penanggulangan untuk penyakit ini yakni dengan fungisida hayati NOPATEK, caranya 1 tutup btl NOPATEK + 2 liter air, diaduk dan kemudian siramkan disekitar akar tanaman (khusus pada tanaman yang terserang saja), dosis 4 hari sekali secara rutin dengan 1 gelas per pohon.

Pemanenan Budidaya Mentimun

Rata-rata budidaya mentimun yang ideal dapat dipanen setelah tanaman berumur 75 – 85 hari setelah penanaman. Agar mendapatkan kualitas mentimun yang optimal, pemetikan buah mentimun dapat dilakukan sebelum jam 9 pagi hari. Buah mentimun yang sudah dipanen harus disimpan pada tempat yang sejuk agar kadar air pada mentimun tidak hilang yang akan mengakibatkan buah mentimun menjadi keriput.

Demikian artikel mengenai Cara Budidaya Mentimun Di Lahan Pertanian, dengan langkah-langkah budidaya mentimun diatas Insyaalloh sahabat Tani Organik pun akan mendapatkan hasil yang maksimal. Salam Sukses..

Baca juga artikel budidaya lainnya :

Terimakasih sahabat TaniOrganik atas kunjungannya. Kalau laman ini bermanfaat silakan dishare di Facebook atau Twitter. Ditunggu pula partisipasinya untuk mengisi komentar pada form di bawah.
PEMESANAN PRODUK : 0896-6673-9495

KESAKSIAN HASIL APLIKASI

Berikut ini kami tampilkan sebagian hasil aplikasi Pupuk Organik Cair POC BMW dari berbagai kota. Nampak bahwa Pupuk Organik Cair POC BMW memberi pengaruh yang luar biasa pada pertumbuhan tanaman, kuantitas dan kualitas hasil panen.

  • Cabe merah berbuah super lebat (Bpk Agus, Banyuwangi). Penyemprotan dengan POC BMW yang mengandung hormon buah yang tinggi.

tags:

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>