• rafraf
  • Kesaksian
  • Komentar Dinonaktifkan pada Alhamdulillah, Penyakit Kresek pada Mentimun Kali Ini Bisa Teratasi (Kesaksian Pak Eman, Bandung, 2017)

Plong rasanya bisa panen mentimun dengan mulus. Sementara petani-petani mentimun lain banyak yang gagal dihantam penyakit, terutama kresek daun dan embun tepung, alhamdulillah pada musim kali ini setelah mencoba produk-produk “BMW”, ancaman yang selalu menghantui itu tak terjadi. Adalah bapak Eman Sulaeman dari Padalarang, Bandung, yang mengirimkan foto-foto kesaksiannya kepada kami tempo hari. Senang dengan pencapaian kali ini, pak Eman berencana mau buka lahan baru lebih luas lagi. Semoga sukses pak!

Alhamdulillah, Penyakit Kresek pada Mentimun Kali Ini Bisa Dihindari (Kesaksian Pak Eman, Bandung, 2017)
Alhamdulillah budidaya mentimun kali ini selamat dari serangan kresek daun (downy mildew) dan embun tepung (powdery mildew) yang efeknya bisa menghancurkan. Penyemprotan NOPATEK sangat membantu menghalau kresek daun dan embun tepung.

Berbicara downy mildew (Pseudoperonospora cubensis), para petani timun umumnya lebih familiar dengan istilah penyakit kresek. Penyakit kresek gejalanya terlihat pada permukaan daun yang dipenuhi bercak kuning-coklat, dan di bawah daun ditemukan spora berwarna ungu sampai hitam. Bercak kuning coklat akan cepat menyebar ke seluruh permukaan daun sehingga daun akhirnya mengering dan rontok.

Berbeda dengan downy mildew, gejala powdery mildew terlihat pada permukaan atas daun terdapat tepung serbuk spora putih. Serangannya dimulai dari bawah dan berkembang ke bagian atas hingga menutupi permukaan daun. Sama halnya dengan downy mildew, penyebab dari powdery mildew adalah karena kelembaban yang tinggi sehingga jamur patogen berkembang, yang bisa secara cepat menyebar melalui angin. Saat terjadi gejala mildew, dianjurkan pengairan dan pemupukan berkadar N (Nitrogen) dikurangi.

Alhamdulillah, Penyakit Kresek pada Mentimun Kali Ini Bisa Dihindari (Kesaksian Pak Eman, Bandung, 2017)
Pak Eman mempercayakan NOPATEK untuk pengendalian kresek daun pada mentimunnya, dikombinasi ANTILAT untuk pengendalian hama kutu, ulat dan serangganya.

Luas kebun mentimun pak Eman tidak begitu besar cuma 80 tumbak. Namun pertumbuhannya memuaskan, bunga dan buahnya lebat. Di usia 1 bulan lebih, baru dua kali panen. Panen pertama dapat 320kg dan kedua 420kg. Hasil yang melebihi rata-rata! Penyemprotan POC BMW merangsang tanaman mentimun untuk lebih cepat berproduksi dan produksi buah menjadi berlipat. Pak Eman menggabungkan penyemprotan POC BMW dengan ANTILAT dan NOPATEK, masing-masing 2 tutup untuk tangki 16 liter. Diilakukan dalam interval empat hari sekali, dari awal tanam.

Alhamdulillah, Penyakit Kresek pada Mentimun Kali Ini Bisa Dihindari (Kesaksian Pak Eman, Bandung, 2017)

Berikut ini screenshot dari percakapan kami dengan pak Eman melalui aplikasi Android.

Demikianlah kesaksian mitra kami pak Eman dari Padalarang, Bandung, yang kali ini sukses dengan budidaya mentimunnya. Semoga memberi inspirasi bagi sahabat semua yang akan membudidaya mentimun. Selamat mencoba dan terus berkarya membangun bangsa!

Info pemesanan produk: 0896-6673-9495 (wa)